Hari Anak Sedunia dan
Macam-Macam Hari Anak

Tahukah Kamu Hari Anak Sedunia diperingati tanggal 20 November. Dilansir dari anakmandiri.org, tanggal tersebut diresmikan oleh Negara-negara Peserta/Penandatangan Konvensi Hak-Hak Anak PBB pada 20 November 1989 untuk mendeklarasikan menghormati dan menjamin hak-hak setiap anak tanpa diskriminasi dalam bentuk apapun tanpa dipandang ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, keyakinan politik dan pendapat-pendapat lain, kebangsaan, asal etnik atau sosial, kekayaan, ketidakmampuan, kelahiran atau kedudukan lain dari anak atau orangtua anak atau pengasuhnya yang sah.

Dalam hal ini diartikan anak adalah setiap manusia yang berusia di bawah delapan belas tahun kecuali, berdasarkan undang-undang yang berlaku untuk anak-anak, kedewasaan telah dicapai lebih cepat.

Berikut 10 hak yang wajib diberikan orangtua untuk anak berdasarkan Konvensi Hak-Hak Anak :

  • Hak untuk bermain
  • Hak untuk mendapatkan pendidikan
  • Hak untuk mendapatkan perlindungan
  • Hak untuk mendapatkan nama (identitas)
  • Hak untuk mendapatkan status kebangsaan
  • Hak untuk mendapatkan makanan
  • Hak untuk mendapatkan akses kesehatan
  • Hak untuk mendapatkan rekreasi
  • Hak untuk mendapatkan kesamaan
  • Hak untuk berperan dalam pembangunan

Selain Hari Anak Sedunia ada juga macam-macam hari anak yang diperingati setipa negara yaitu Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni, di Indonesia, Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Di lansir dari Tirto.id Pemilihan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979.

UUD Tahun 1945 Pasal 2B Ayat (2) mengamanatkan agar Negara menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta hak atas perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi.Sementara itu, pengertian Anak menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak adalah seorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan. Selanjutnya, dalam UU tersebut juga dijelaskan tentang definisi Perlindungan Anak yaitu segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak atas hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh berkembang, dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.